Notulensi Diskusi Perempuan Ruang dan Waktu menyusui bagi Ibu di tempat Kerja

05 May 2017 14:06:19 || Penulis:PENGURUS PUSAT


Budi Wahyunin (Wakil Ketua Komnas Perempuan) Tubuh perempuan merupakan aset bagi sebuh perusahaan. Terlalu sering cuti menyebabkan perusahaan merugi. Cuti bagi perempuan meliputi cuti melahirkan 3 bulan. Ada syarat 2 tahun awal selama bekerta tidak boleh menikah atau jika nikah tidak boleh hamil, karena hamil merupakan kerugian bagi perusahaan begitu juga Sekolah sekolah tinggi kesehatan memberlakukan hal demikian. Jika dalam suatu perusahaan ada klinik dan dia menyediakan alat kotrasepsi, pilihan alat kotrasepsi suntik memiliki beberapa kelebihan seperti murah, aurat tidak terbuka dan menyebabkan reaksi hormonal yang menyebabkan siklus menstruasi teratur, tidak teratur ataupunsama sekali tidak ada menstruasi selama 3 bulan. Saat ini tidak sedikit perusahaan yang pada saat perempuan mens minta surat sakit dari klinik. Ruang dan waktu menyusui yang ada di tempat kerja sebenarnya memberikan kemudahan bagi ibu untuk dapat menyusui anaknya tanpa harus pulang, hal ini juga menguntungkan bagi perusahaan. Dengan menyediakan ruang dan waktu menyususi bagi pekerja perempuan, perusahaan telah memenuhi haknya kepada karyawannya. Menyusui langsung terhadap bagi memberikan manfaat psikologis bagi ibu dan bayi, menyebabkan sel telur perempuan tidak mudah matang walaupun tanpa kontrasepsi. Perusahaan dapat memberikan waktu istirahat bagi ibu menyusui, menyediakan fasilitas freezer. Cara menyusui yang benar juga ada tekniknya. Belum ada data mengenai fasilitas penyediaan ruang dan tempat serta fasilitas lainnya bagi ibu menyusui, di dinas tenaga kerjapun belum ada datanya. Kebutuhan menyusui ini belum dianggap sebagai kebutuhan pokok yang harus dipenuhi oleh perusahaan. Produksi asi yang dihasilkan apabila tidak dikeluarkan juga akan menghambat dan menyebabkan penyakit. Banyak buruh yang telah mengadu ke komnas perempuan karena tidak diperhatikannya bagian-bagian reproduksi mereka. 3 bulan cuti merupakan cuti untuk melahirkan oleh perusahaan, seharusnya perusahaan memberikan 6 bulan cuti untuk menyusui dan memberikaan ASI eksklusif. Belum ada yang melindungi pekerja rumah tangga untuk memberikan ASI bagi anaknya sendiri, pekerja rumah tangga merupkan kelompok yang rentan. Ada beberapa ibu yang memiliki kelebihan ASI yang dapat didonorkan ke bayi lain yang membutuhkan. Hal ini biasa dilakukan apabila ibu sang anak masih belum bisa untuk menyusui anaknya. Melva Sihombing Perempuan melahirkan manusia yang membentuk peradaban. Indonesia masih tinggi angka kematian bayi, 32 per 1000 kelahiran. Angka kematian bayi karena tidak diberikan ASI yaitu 10 per 1000 bayi. Proses menyusui mengurai proses perdarahan pada ibu, mengurangi kematian bayi, mencegah banyak penyakit dari bayi (imunitas baik), pembentukan emosional bayi (menyusui langsung). Pemberian ASI selama 2 tahun merupakan kontrasepsi alami apabila diberikan secara benar. Bayi membutuhkan ASI setiap 2 jam sekali dan ibu payudaranya membengkak apabila tidak memberikan ASI sehingga ruang laktasi sangat perlu. Bayi hanya perlu diberikan ASI selama 6 bulan pertama. Banyak ibu yang belum sadar akan pentingnya ASI tidak memberikan ASI kepada anaknya karena takut payudaranya kendor dan berubah bentuk. ASI sifatnya universal dapat diberikan kepada bayi manapun selama ibunya bebas dari hepatitis maupun HIV AIDS. ASI tidak menyebabkan gangguan, alergi, atau penyakit pada bayi yang mendapat ASI dari perempuan lain. ASI dapat bertahan 2 jam dalam botol dan dapat bertaahan 8 jam apabilaa dimasukkan dalam kulkas. Beberapa ibu tidak langsung mengeluarkan ASI sehingga ibu lain yang menyusui dapat memberikan ASI. Susu formula tidak dapat diberikan kepada bayi yang baru lahir karena mengandung pemanis. Hal ini dapat menyebabkan bayi dapat menolak apabila diberikan ASI. Ayah membantu menyenangkan dan menghilangkan stress ibu saat menyusui bayinya karena stress pada ibu dapat menggangu keluarnya ASI.