Jusuf Kalla: Tak Ada Negara Maju Tanpa Kedamaian

05 May 2017 14:09:27 || Penulis:PENGURUS PUSAT


MANADO - Wakil Presiden Jusuf Kalla mengatakan, kedamaian merupakan syarat bagi suatu negara dapat meraih cita-citanya menjadi negara maju yang makmur. "Tidak ada negara yang maju tanpa kedamaian. Kedamaian artinya daling menghormati, hidup rukun dengan sebaik-baiknya, saling mengamalkan keyakinan kita secara baik," kata Wapres saat membuka Pekan Kerukunan Nasional 2017 dan Pembukaan Global Christian Youth Conference di Sintesa Peninsula Hotel, Manado, Minggu (23/5/2017). Wapres mengatakan, dalam menjaga kedamaian dan perdamaian tersebut maka harus mengutamakan persamaan dan menghormati perbedaan. Menurut JK, semua agama mempunyai tujuan yang sama yaitu kebaikan dan tidak ada agama yang menghendaki keburukan. Setiap agama memiliki persamaan, yakni percaya dengan yang maha kuasa, maha pengasih dan maha penyanyang, meskipun dengan istilah dan pemahaman yang berbeda. Agama juga mempercayai adanya hari kemudian setelah kehidupan. "Artinya apa, apa yang diperbuat di dunia ada balasan di hari itu," katanya. Untuk itu, meskipun secara ritual dan cara beribadah berbeda, namun tetap saling menghormati dalam perbedaan. JK mengatakan, menghormati perbedaan merupakan syarat penting untuk meraih kemajuan suatu bangsa. Toleransi, saling menghormati satu sama lain, menghormati perbedaan. "Walaupun tentu menghormati artinya tidak mencampuri satu sama lain urusan internalnya, tidak mencela tapi menghormati perbedaan, itulah akan menjadikan masa depan yang baik suatu bangsa," katanya. JK dalam kesempatan itu memuji Sulawesi Utara yang telah mampu menjaga kedamaian dan kerukunan antar umat beragama, padahal tetangga di Timur dan Selatan sempat mengalami konflik pada 15 tahun silam. (Okezone.com)